Simulasi KPR

Sabtu, 17 Maret 2012

cerpen


Perjalanan cinta Meymi
Part ii
Minggu pertama Ribay berkunjung ke rumah mey, setelah resmi menjadi cowok Meymi.
Meymi pun agak canggung karena baru pertama kalinya di Apelin, meskipun Ribay bukan orang pertama yang pernah menjalin hubungan dengan Mey.
“tiiingtooong.......... “bel berbunyi
Mey bergegas menghampiri pintu gerbang, karena ia mengetahui yang datang adalah Rayy. Sesampai di depan gerbang, ternyata yang datang adalah Resta, mantan mey dulu yang pernah menghianatinya karena telah berselingkuh dengan cewek lain.
“ngapain lu kesini ???? sahut mey dengan memalingkan pandanganya ke raut resta.
“Meyy.... beri gue kesempatan buat ngomong ma lu !! ungkapnya
“ngomong apa lagi, semuanya udah jelas kan !!
Lu pergi sekarang juga, gue udah muak liat lu “
“meyy maafin gue, gue udah salah memilih dia, sebenarnya cewek yang gue sayangin adalah lu, lu mau kan balikan lagi, kita memulai dari awal mey, gue dah berubah” ujarnya meyakinkan meyy.
Tanpa di duga ternyata Ray mendengarkan pembicaraan mereka.
“ini siapa sayang ???ujar Ray sambil menunjuk ke arah Resta..
“dia Resta, yang pernah Mey critakan dulu” jawab Mey
“Ohhh..... jadi itu lu, *jingan lu !!! sambil mengarahkan kepalan tangannya ke wajah Resta
“Udah sayy.... percuma ngladenin orang kaya dia tu buang-buang tenaga aja” ujar Mey sambil melerai mereka, dan menarik tangan Ray mengajaknya masuk dari pintu gerbang.
“Lu liat aja ntar, lu berdua gag kan hidup tenang !!!! seru Resta yang dendam kepada mereka berdua.
Sembari berkunjung, Ray pun memperkenalkan dirinya kepada keluarga Mey, yaitu kakak Mey Kezy.
Kak Kezy adalah kakak pertama Mey, yang sudah berkeluarga dengan 2 orang anak dan tinggal bersama Mey dan adiknya, sedangkan suami kak Kezy Bekerja Sedang ada Job di luar Daerah.
Tatapan mata kak Kezy ke Ray sepertinya tidak bersahabat, itu terlihat dari cara ia berbicara dan pandanga sengitnya ke Ray.
Lama berbincang-bincang akhirnya Ray pun memutuskan untuk pulang dan Mey pun mengantarkanya sampai depan gerbang.
Dengan sengaja Ray mengecup *i*ir Mey
“makasih karena udah memberi kebahagiaanku, ini akan menjadi pengantar mimpi indahku saat ku tlah tertidur nanti” ungkapan Ray dengan tatapan mesranya sambil kedua tanganya memegang wajah Mey.
Dan Mey tidak dapat berkata-kata lagi, ia hanya bisa terdiam bisu dengan membalas tatapan Ray, kemudian Ray pun melepaskan pegangan tanganya karena ia harus pulang.
Sambil menutup pintu gerbang, Mey seolah-olah tak mau lepas pandanganya ke arah Ray yang sedang mengendarai motor menjauhinya, Mey beranjak kekamar.
Ia lalu membayangkan kejadian tadi, ia memang baru merasakan ciuman pertamanya dengan Ray.
“Ternyata punya rasa cinta yang sesungguhnya itu indah, lebih indah dari kata cinta itu sendiri” ungkapan mey yang sedang di mabuk cinta Ray.
Dia pun tidur dengan membawa sejuta kebahagiaan di dalam hatinya.


To be continue

Tidak ada komentar:

Posting Komentar